Pendahuluan
Belum ada
dasar (Hadits) yang secara jelas menerangkan terjadinya urutan tanda-tanda
besar hari kiamat. Penyebutan tanda-tanda dalam hadits tidak dapat menjadi dasar
tentang urutan terjadinya. Namun demikian, kita dapat mempelajari tanda-tandanya, meski tidak tahu urutan terjadinya.
Dalil
•
HR. Muslim
Dari
Hudzaifah bin Asid al-Ghifari :
‘Sesungguhnya
ia (Kiamat) tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya.’
Kemudian beliau menyebutkan asap, Dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam, Ya'-juj dan Ma'-juj, dan tiga khasf (penenggelaman ke dalam bumi); khasf di timur, khasf di barat, dan khasf di Jazirah Arab, dan yang terakhirnya adalah api keluar dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat mereka berkumpul.”
Kemudian beliau menyebutkan asap, Dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam, Ya'-juj dan Ma'-juj, dan tiga khasf (penenggelaman ke dalam bumi); khasf di timur, khasf di barat, dan khasf di Jazirah Arab, dan yang terakhirnya adalah api keluar dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat mereka berkumpul.”
No comments:
Post a Comment