Tuesday, October 13, 2015

Materi Aqidah : Urutan Tanda-tanda Besar Hari Kiamat





Pendahuluan
Belum ada dasar (Hadits) yang secara jelas menerangkan terjadinya urutan tanda-tanda besar hari kiamat. Penyebutan tanda-tanda dalam hadits tidak dapat menjadi dasar tentang urutan terjadinya. Namun demikian, kita dapat mempelajari tanda-tandanya, meski tidak tahu urutan terjadinya.

Dalil
       HR. Muslim
Dari Hudzaifah bin Asid al-Ghifari :
‘Sesungguhnya ia (Kiamat) tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya.’

Kemudian beliau menyebutkan asap, Dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi ‘Isa bin Maryam, Ya'-juj dan Ma'-juj, dan tiga khasf (penenggelaman ke dalam bumi); khasf di timur, khasf di barat, dan khasf di Jazirah Arab, dan yang terakhirnya adalah api keluar dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat mereka berkumpul.”

Materi Aqidah : Iman Kepada Hari Akhir

Pengertian
Hari Akhir disebut juga dengan Kiamat. Kiamat merupakan hari terakhir di alam semesta ini bagi semua yang bernyawa.  Semua yang hidup akan mati. Manusia, hewan, tumbuhan, malaikat, jin, semua mati. Yang hidup tinggal Allah SWT yang Mahahidup.
Hari kiamat adalah hari yang PASTI terjadi. Akan tetapi, hanya Allah SWT yang mengetahui kapan terjadi.

Macam Kiamat
       Kiamat Sughra
Kiamat sugra adalah kiamat kecil. Misalnya, matinya seseorang, bencana alam.
       Kiamat Kubra
Kiamat Kubra adalah kiamat besar. Yaitu hancurnya seluruh alam semesta. Matinya seluruh makhluk.

Dalil Naqli
       QS. Al Hajj : 7
dan Sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur
       QS. Al Ahzab : 63
manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh Jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya
       QS Al A’raaf : 187
mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. kiamat itu Amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak Mengetahui"

Nama Hari Akhir
       Yaumul Akhir > Hari Akhir
       Yaumul Qiyamah > Hari berbangkit
       Yaumul Ba’s > hari kebangkitan
       Yaumud Din> Hari keputusan
       Yaumur Rajifah > Hari gempa bumi besar
       Yaumut Tanad > Hari panggil memanggil
       Yaumul Wazni > Hari penimbangan
       Yaumul Mahsyar > hari berkumpul
       Yaumul Jaza’ > hari pembalasan
       Yaumul Haqqah > hari kebenaran
       Yaumut Taghabun > hari terbuka
       Yaumul Zalzalah > hari keguncangan
       Yaumun Nusyur > hari kebangkitan
       Yaumut Tammah > hari bencana besar
       Yaumul Qari’ah > hari membingungkan
       Yaumul Gasyiyah > Hari pembalasan
       Yaumul Jami’ > hari berkumpul
       Yaumul ‘Ashir > hari penuh kesulitan
       Yaumut Talaq > hari bertemu dengan Allah
       Yaumul Khulud > Hari penetapan di surga apa di neraka.

Hikmah Iman Kepada Hari Akhir
       Memotivasi untuk berbuat Baik
                Karena manusia tidak tahu kapan akan mati.
       Memotivasi untuk Beribadah
                Karena ada hari pembalasan, maka kita seharusnya senantiasa beribadah kepada Allah SWT.
       Memotivasi untuk hidup berhati-hati
                Karena tidak ada satupun perbuatan yang terlepas dari pengawasan Nya.

Wujud Iman Kepada Hari Akhir
       Bersikap rendah hati.
                Karena hidup di dunia ini fana, sementara. Karenanya manusia tidak boleh sombong.
       Berusaha untuk berbuat baik
                Manusia senantiasa meningkatkan ibadahnya kepada Allah SWT.
       Menghindari sifat cinta dunia
                Cinta Dunia (Hubbud Dunya) adalah penyakit manusia yang berbahaya. Karena dunia ini sementara, tidak boleh mencintai dunia berlebihan. Hanya amal shalih yang akan mengikuti manusia di akhirat.